Tiket KA Masih Tersedia, KAI Ajak Masyarakat untuk Bepergian Pascalebaran

Loko  
Menteri BUMN Erick Thohir menyapa penumpang Program Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN di Stasiun Pasarsenen, Sabtu (30/4). (Foto: Humas PT KAI)
Menteri BUMN Erick Thohir menyapa penumpang Program Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN di Stasiun Pasarsenen, Sabtu (30/4). (Foto: Humas PT KAI)

JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat bahwa tiket Kereta Api Jarak Jauh pada hari pertama dan kedua Lebaran serta setelah libur Lebaran masih cukup banyak tersedia. KAI mengajak masyarakat untuk mudik pada periode tersebut dengan menggunakan kereta api yang aman dan nyaman.

Berdasarkan pantauan, tiket KA Jarak Jauh yang terjual pada periode hari-H Lebaran s.d H+10 atau 2 s.d 13 Mei 2022 baru mencapai rata-rata 65 persen. Masyarakat dapat segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi KAI Access, web KAI, serta seluruh channel penjualan resmi tiket KAI lainnya.

KAI melihat, mulai banyak masyarakat yang ingin bepergian pada hari Lebaran dan beberapa hari setelah lebaran. Misalnya pada 2 Mei (H1) terdapat sebanyak 84.927 pelanggan (okupansi 70 persen), pada 3 Mei (H2) sebanyak 114.616 pelanggan (okupansi 94 persen), pada 4 Mei (H+1) sebanyak 118.944 pelanggan (okupansi 98 persen), dan 5 Mei (H+2) sebanyak 106.024 (okupansi 88 persen).

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Khusus pada keberangkatan dari Jakarta yakni Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen, tiket yang tersedia pada periode 5 s.d 13 Mei masih sangat banyak. Masih Tersedia 103.294 tempat duduk atau 31 persen dari total kapasitas yang KAI sediakan.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, KAI berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik agar pelanggan tetap merasa nyaman dan aman saat bepergian menggunakan kereta api di masa Angkutan Lebaran ini.

“Kami mengajak kepada masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api pada hari-H Lebaran ataupun pascalebaran. Jumlah tempat duduk kereta api masih cukup banyak, sehingga masyarakat dapat segera memesannya untuk bepergian selagi cuti bersama dari pemerintah masih berlangsung,” kata Didiek dalam keterangan medianya.

Perjalanan dengan kereta api khususnya di masa Angkutan Lebaran ini memiliki sejumlah keunggulan dibanding moda transportasi darat lainnya yaitu bebas macet, tepat waktu, lebih nyaman dan aman, serta mampu mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.

Imbauan untuk mudik meggunakan kereta api juga disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau Stasiun Pasar Senen, Sabtu (30/4). Erick mengatakan kelebihan perjalanan menggunakan kereta api yaitu lebih nyaman dan murah.

“Kereta api sendiri ini sebenarnya menjadi potensi yang luar biasa untuk transportasi, untuk mudik, ataupun nanti kembalinya karena ini nyaman, tepat waktu, sejuk, makanannya enak, dan murah. Saya berharap tentu yang senang melakukan transportasi darat, ini ada alternatif selain mobil. Menggunakan mobil, saya yakin biayanya jauh lebih mahal. Bensinnya lagi naik, lagi pula bayar tol, macet. Di sini (kereta api) semua berjalan dengan baik,” kata Erick.

Sebelumnya, Menteri BUMN didampingi jajaran Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, dan KAI melakukan peninjauan ke Stasiun Cikarang dan dilanjutkan ke Stasiun Pasar Senen menggunakan KRL. Di Stasiun Pasar Senen, Menteri BUMN menyapa pelanggan kereta api, melakukan pembinaan kepada jajaran KAI, dan memantau data pergerakan penumpang di Ruang Posko Angkutan Lebaran.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

0

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Kategori

× Image